“Dari Sabang
sampai Merauke berjajar pulau-pulau sambung menyambung Menjadi satu
itulah Indonesia.Indonesia tanah airku aku berjanji padamu menjunjung
tanah airku tanah airku Indonesia”.
Ya lirik lagu diatas
berjudul “Dari sabang sampai merauke” menggambarkan bahwa
Indonesia Negara yang sangat luas dengan keanekaragaman budaya dan
hayati yang beranekaragam dan Indonesia
adalah negara di Asia Tenggara,yang dilintasi garis khtulistiwa dan
berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra
Pasifik dan Samudra Hindia.Indonesia terdiri dari dari 33 Provinsi
yang membentang dari sabang sampai merauke,terdiri dari kurang lebih
13.487 Pulau.
Kita mungkin tahu
gemerlapnya kehidupan kota penuh dengan fasilitas-fasilitas lengkap
dan mewah,melek teknologi dengan segala kecanggihanya,lampu-lampu
yang selalu indah berkelap-kelip,Listrik yang selalu bias dinyalakan
kapan saja,Gedung-gedung umum,baik itu gedung sekolah,kampus maupun
lainnya berdiri begitu kokoh.jalanan yang alus untuk dilewati
kendaraan baik itu kendaraan roda 2,roda 4 atau alat transportasi
umum lainnya dan yang pasti dekat dengan pusat kota.Lalu pertanyaanya
adalah bagaimana nasib saudara-saudara kita yang berada didaerah
terpencil di wilayah Indonesia ini?yang bahkan sampai saat ini masih
tak terjamah oleh listrik,yang bahkan tak tahu apa itu teknologi,yang
bahkan tak pernah merasakan enaknya jalanan yang alus,fasilitas yang
lengkap maupun gedung-gedung dengan sarana prsarana lengkap dan
bahkan harus berangkat kesekolah dengan susah payah.mereka harus
berjalan berkilo-kilo meter untuk menuju sekolah,dengan area medan
yang terjal karena dikanan kiri mereka ada jurang yang mengintai.tak
hanya itu mereka juga ada yang harus naik perahu untuk menuju sekolah
dan yang membuat sedih ada diantara mereka yang harus membawa bambu
runcing untuk menghalau babi hutan yang terkadang mereka jumpai
dijalan karena mereka harus melewati hutan.
Teringat dimemori
ketika membaca Buku Indonesia mengajar,ditulis kisah nyata oleh 51
pengajar muda yang ditempatkan 1tahun didaerah terpencil tanpa
listrik.lalu dapat kita bayangkan bagaimana persaan saudara-saudara
kita disana?
Mungkin bagi kita
yang tinggal diperkotaan takkan pernah membayangkan jika keadaan itu
menimpa pada kita.saudara-saudara kita sebangsa setanah air yang ada
didsana didaerah terpencil yang ingin sekali mendapat sentuhan dan
perhatian dari pemerintah.mereka hanya dijanjikan ini itu tapi
nyatanya?
Masih teringat jelas
dimemori ketika ada salah satu berita di Tv Swasta Indonesia yang
memberitakan bahwa disalah satu daerah Kalimantan yang terpencil yang
berbatasan dengan Negara tetangga (Malaysia),warga didaerah tersebut
mengancam akan mengibarkan bendera Malaysia jika pemerintah Indonesia
masih tak memberikan perhatian pada mereka.Marah?ya pasti mereka
marah.kalau tak ada rasa Nasionalisme mungkin sudah dari dulu mereka
melakukan hal tersebut.untuk menuju daerah tersebut sangat
sulit,jalanan yang rusak,medan yang sangat berat,sungguh perjuangan
untuk dapat mencapai daerah tersebut.
Lalu kita semua
bertanyadimana wakil rakyat kita? Apa yang mereka lakukan?apakah
saudara-saudara akan tetap merasakan kondisi it uterus?lalu bagaimana
dengan kita yang tinggal diwilayah perkotaan?Maka kuncinya adalah
“Bersykur”.
Dipelosok sana masih
banyak rumah-rumah penduduk yang tak terjamah oleh listrik sedangkan
disin jika sedang matilampu yang mungkin hanya 5Menit,30Menit,1Jam
atau bahkan beberapa detik saja kita sudah kesal setengah mati,lalu
bagaimana dengan saudara-saudara kita yang setiap hari tak dapat
merasakan manfaat listrik.
Negara ini Negara
kaya tapi kenapa bias terjadi hal-ha seperti diatas,sedangkan kita
gerah dan jengah melihat tingkah laku wakil rakyat yang lagi,lagi dan
lagi terlibat kasus suap dan korupsi tanpa memikirkan saudara-saudara
kita yang kesusahan.mereka saudara-saudara kita menjerit karena
jarang mendapat sentuhan dan perhatian dari pemerintah,sulit untuk
menuju sekolah dan persoalan lainnya.tapi mereka adalah orang-orang
yang tangguh,kuat dan hebat.karena mereka masih mempunyai semangat
Nasionalisme,mereka selalu bangga dengan tanah air ini,bangga dengan
Merah Putih,bangga dengan Negeri ini karena Garuda selalu ada dan
melekat didada mereka dan dihati kita semua.lalu,haruskah kita
membiarkan mereka yang bak mutiara-mutiara yang masih tersimpan
didalam cangkang karena tak ada seorang pun yang menemukan dan
membukanya.
Negara ini punya
banyak PR yang harus dikerjakan,tidak hanya untuk pemerintah saja
tapi untuk seluruh lapisan Masyarakat Indonesia.Pancasila yang
menjadi dasar Negara tidak hanya untuk dihafalkan saja tapi juga
untuk diamalkan oleh kita semua.Jika Negara ini ingin maju seperti
Negara-negara lain maka Indonesia harus membenahi tatanan birokrasi
dan membenahi apa saja yang menjadi PR Untuk bangsa ini.
Mereka yang ada
didaerah terpencil sana selalu berharap kelak bangsa ini menjadi
bangsa yang besar dan maju dan mari bersama-sama kita ulurkan tangan
kepada mereka untuk memberikan pelangi indah untuk mereka.tak perlu
menunggu wakil rakyat turun dulu,tak perlu menunggu tahun depan tapi
mulailah sekarang juga,hari ini juga,menit ini dan detik ini
juga.kita berikan senyum semangat pada mereka dan mulailah dari
hal-hal yang terdekat yang ada disekitar kita dengan sederhana dan
ketulusan karena bahagia itu sederhana dan dekat dengan kita.
Bersatu kita
teguh,bercerai kita runtuh