Selasa, 24 Juli 2012

Angin Ini…




Angin ini kencang
Seolah ingin membawaku menari
Pemandangan indah disawah begitu manis
Seolah sedang memberikan senyuman manis padaku
Aku merasakan damai
Damai..dikesejukan ini
Lalu untuk apa aku menangis?
Dan meratapi kisah yang tak berujung ini
Tik..tik..tik
Perlahan gerimis mulai turun
Bercampur dengan tangisanku
Ah… ku usap tangisan ini
Lalu kukembangkan senyum semangatku
Kini ku harus pulang
Sebelum angin membawaku menari

(08-06-2012) di tengah-tengah sawah









SAHABAT



Sahabat..
Dimanapun aku berada
Kau takkan pernah terlekang oleh waktu
Sahabat..
Dimanapun kakiku melangkah
Arah ini selalu tertuju padamu
Kau bagai matahari dalam hidupku
Kau bagai bintang dalam hatiku
Aku sangat menyayangimu sahabat
Aku sangat merindukanmu sahabat

Kala aku terpuruk kaulah yang selalu menyemangatiku
Kala aku menangis kaulah jua yang menghapus air mataku
Kau anugerah terindah dari Tuhan
Kaulah alasanku untuk tetap bertahan hidup
Tetaplah berikan senyuman termanis untukku sahabat
Karena tanpa senyuman itu aku tak dapat berdiri kokoh

Dan hanya ini yang bisa aku persembahkan
Hanya sebuah puisi manis untuk sahabat
Terimakasih sahabat atas cintamu
Best friends forever
Itulah janji kita

( 03-07-2012) Special to My friends


AYAH


AYAH

Rindu..sangat rindu
Harap..sangat berharap
Aku sangat merindunya
Aku sangat mengharapkanya
Dia yang perkasa
Dia yang Penyayang
Dia Ayah terhebat
Dimana dia?
Sampai detik ini aku masih tak merasakan kasih sayangnya
Dia..dimana dia?
Ingin aku merasakan hangat peluknya
Dia..kapan dia datang?
Aku ingin Merasakan kasih sayangnya
Aku ingin melihat senyumanya
Lelah ku mencari dia
Tapi tak ujung bertemua jua
Ayah..Oh Ayah
Dimana engkau berada?
Ku ingin merasakan pelukan dan kasih sayangmu
Hanya sebentar..sebentar saja temuilah aku
Didalam gelap pekat malam






My Artikel,Part 1 "Mereka… Yang terpencil"



Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau sambung menyambung Menjadi satu itulah Indonesia.Indonesia tanah airku aku berjanji padamu menjunjung tanah airku tanah airku Indonesia”.

Ya lirik lagu diatas berjudul “Dari sabang sampai merauke” menggambarkan bahwa Indonesia Negara yang sangat luas dengan keanekaragaman budaya dan hayati yang beranekaragam dan Indonesia adalah negara di Asia Tenggara,yang dilintasi garis khtulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.Indonesia terdiri dari dari 33 Provinsi yang membentang dari sabang sampai merauke,terdiri dari kurang lebih 13.487 Pulau.
Kita mungkin tahu gemerlapnya kehidupan kota penuh dengan fasilitas-fasilitas lengkap dan mewah,melek teknologi dengan segala kecanggihanya,lampu-lampu yang selalu indah berkelap-kelip,Listrik yang selalu bias dinyalakan kapan saja,Gedung-gedung umum,baik itu gedung sekolah,kampus maupun lainnya berdiri begitu kokoh.jalanan yang alus untuk dilewati kendaraan baik itu kendaraan roda 2,roda 4 atau alat transportasi umum lainnya dan yang pasti dekat dengan pusat kota.Lalu pertanyaanya adalah bagaimana nasib saudara-saudara kita yang berada didaerah terpencil di wilayah Indonesia ini?yang bahkan sampai saat ini masih tak terjamah oleh listrik,yang bahkan tak tahu apa itu teknologi,yang bahkan tak pernah merasakan enaknya jalanan yang alus,fasilitas yang lengkap maupun gedung-gedung dengan sarana prsarana lengkap dan bahkan harus berangkat kesekolah dengan susah payah.mereka harus berjalan berkilo-kilo meter untuk menuju sekolah,dengan area medan yang terjal karena dikanan kiri mereka ada jurang yang mengintai.tak hanya itu mereka juga ada yang harus naik perahu untuk menuju sekolah dan yang membuat sedih ada diantara mereka yang harus membawa bambu runcing untuk menghalau babi hutan yang terkadang mereka jumpai dijalan karena mereka harus melewati hutan.
Teringat dimemori ketika membaca Buku Indonesia mengajar,ditulis kisah nyata oleh 51 pengajar muda yang ditempatkan 1tahun didaerah terpencil tanpa listrik.lalu dapat kita bayangkan bagaimana persaan saudara-saudara kita disana?
Mungkin bagi kita yang tinggal diperkotaan takkan pernah membayangkan jika keadaan itu menimpa pada kita.saudara-saudara kita sebangsa setanah air yang ada didsana didaerah terpencil yang ingin sekali mendapat sentuhan dan perhatian dari pemerintah.mereka hanya dijanjikan ini itu tapi nyatanya?
Masih teringat jelas dimemori ketika ada salah satu berita di Tv Swasta Indonesia yang memberitakan bahwa disalah satu daerah Kalimantan yang terpencil yang berbatasan dengan Negara tetangga (Malaysia),warga didaerah tersebut mengancam akan mengibarkan bendera Malaysia jika pemerintah Indonesia masih tak memberikan perhatian pada mereka.Marah?ya pasti mereka marah.kalau tak ada rasa Nasionalisme mungkin sudah dari dulu mereka melakukan hal tersebut.untuk menuju daerah tersebut sangat sulit,jalanan yang rusak,medan yang sangat berat,sungguh perjuangan untuk dapat mencapai daerah tersebut.
Lalu kita semua bertanyadimana wakil rakyat kita? Apa yang mereka lakukan?apakah saudara-saudara akan tetap merasakan kondisi it uterus?lalu bagaimana dengan kita yang tinggal diwilayah perkotaan?Maka kuncinya adalah “Bersykur”.
Dipelosok sana masih banyak rumah-rumah penduduk yang tak terjamah oleh listrik sedangkan disin jika sedang matilampu yang mungkin hanya 5Menit,30Menit,1Jam atau bahkan beberapa detik saja kita sudah kesal setengah mati,lalu bagaimana dengan saudara-saudara kita yang setiap hari tak dapat merasakan manfaat listrik.
Negara ini Negara kaya tapi kenapa bias terjadi hal-ha seperti diatas,sedangkan kita gerah dan jengah melihat tingkah laku wakil rakyat yang lagi,lagi dan lagi terlibat kasus suap dan korupsi tanpa memikirkan saudara-saudara kita yang kesusahan.mereka saudara-saudara kita menjerit karena jarang mendapat sentuhan dan perhatian dari pemerintah,sulit untuk menuju sekolah dan persoalan lainnya.tapi mereka adalah orang-orang yang tangguh,kuat dan hebat.karena mereka masih mempunyai semangat Nasionalisme,mereka selalu bangga dengan tanah air ini,bangga dengan Merah Putih,bangga dengan Negeri ini karena Garuda selalu ada dan melekat didada mereka dan dihati kita semua.lalu,haruskah kita membiarkan mereka yang bak mutiara-mutiara yang masih tersimpan didalam cangkang karena tak ada seorang pun yang menemukan dan membukanya.
Negara ini punya banyak PR yang harus dikerjakan,tidak hanya untuk pemerintah saja tapi untuk seluruh lapisan Masyarakat Indonesia.Pancasila yang menjadi dasar Negara tidak hanya untuk dihafalkan saja tapi juga untuk diamalkan oleh kita semua.Jika Negara ini ingin maju seperti Negara-negara lain maka Indonesia harus membenahi tatanan birokrasi dan membenahi apa saja yang menjadi PR Untuk bangsa ini.
Mereka yang ada didaerah terpencil sana selalu berharap kelak bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan maju dan mari bersama-sama kita ulurkan tangan kepada mereka untuk memberikan pelangi indah untuk mereka.tak perlu menunggu wakil rakyat turun dulu,tak perlu menunggu tahun depan tapi mulailah sekarang juga,hari ini juga,menit ini dan detik ini juga.kita berikan senyum semangat pada mereka dan mulailah dari hal-hal yang terdekat yang ada disekitar kita dengan sederhana dan ketulusan karena bahagia itu sederhana dan dekat dengan kita.
Bersatu kita teguh,bercerai kita runtuh