Sabtu, 31 Mei 2014

Mei Punya Cerita :)



Sepanjang Bulan Mei ini selalu ada cerita yang berwarna,semua lebur jadi satu : )
So..Happy Reading..Readers : )


Bu Guru Kurang Jahat

Apa yang anda pikirkan ketika membaca tulisan diatas? Kagetkah / nepuk jidatkah / diam sajakah ? Awal Mei, saya dikejutkan oleh kata-kata tersebut.
Siang itu saat pembelajaran berlangsung,saya sedang kesal dengan 2 murid saya yang masih belum bisa membaca dan sangat malas untuk belajar dan lebih parahnya lagi adalah karena saya kurang menyentuh anak ini,saya kurang berusaha membantu anak ini meski setiap hari keringat selalu keluar dari dalam tubuh saya waktu mengurus kedua anak ini.yang satu emosian yang satu gampang nangis.salah satunya adalah alfin,murid istimewaku yang kurang kasih sayang dari kedua orangtuanya.inilah bentuk ujian dari Tuhan seberapa sabarkah akan kesabaran-kesabaranku.sekesal-kesalnya saya pada alfin dan khabib yang masih belum bisa membaca,saya berusaha yaa berusaha untuk sabar,berusaha untuk menyabarkan hati..lebih tepatnya menenangkan diri dan emosi.hingga kalimat itu pun keluar dari salah seorang murid “ Bu,ibu kurang jahat “ , degg,”apa maksudnya kurang jahat” ?? batin saya. “Ibu kurang galak “,”Ibu terlalu baik “.  Saya pun menjawab “Oh ibu kurang galak ya,baiklah mulai hari ini ibu mau jadi guru yang galak dan jahat ya, lalu “Jangan bu..jangaaan bu laahhhh,ibu kaya gini aja jadi ibu guru yang baik,kita tidak mau ibu jadi jahat“ saya pun tertawa :).
“Dengar ya nak,ibu nda mau jadi orang jahat atau galak tanpa itu ibu yakin aflin dan khabib pasti bisa baca dan kalian juga pasti bisa perkalian dan pembagian,iya to “.kata saya.
“Iya bu,bu puput jangan galak yaaa plisss”
Saya pun tersenyum : )
“Semua guru kalau galak bukan berarti jahat atau tidak sayang pada muridnya tapi ibu yakin itu karena sang guru sangat menyayangi muridnya,kalau nda sayang nda mungkin mereka mau ngajarin siswanya.paham “
“Paham bu,” jawab mereka serempak
Saya pun jadi berfikir apa iya seorang guru harus galak?saya mengakui saya dalah seorang yang suka teriak-teriak pada murid,yang kadang suka kesal jika tingkah laku mereka menjengkelkan.tapi saya tak ingin menjadi sosok yang jahat atau mengerikan bagi sang murid.mungkin yang dimaksud disini adalah sebuah “ketegasan” ya, seorang pendidik memang harus tegas bukan jahat dan setiap pendidik juga mempunyai ciri khas masing-masing dalam mengajar siswa-siwanya.jadi apapun itu saya tetap tidak ingin menjadi guru yang  jahat,apapun kekesalannya.

Jadi bagaimana mungkin saya atau bahkan anda bisa menjadi seorang yang jahat jika pada suatu siang saat kau sedang duduk merapikan buku-buku dimeja kelas tiba-tiba seorang siswi kelas 6 memberimu sebuah hadiah berupa sovenir cantik yang didalamnya berisi tulisan “Terimakasih ibu,kedatangan ibu membuatku jadi lebih semangat” padahal kau bukanlah guru kelas 6 tapi guru kelas 2. Setiap kali memasuki kelas 6 selalu ada tawa manis dari mereka,padahal kau baru saja 6bulan mengajar disana dan kau tak pernah mengajar dikelas 6 tapi mereka meminta fotomu sebagai kenang-kenangan dan ada diantara mereka yang memberimu foto katanya sebagai kenang-kenangan agar kau tak lupa padanya.mereka juga selalu sms dan menceritakan apapun kepada dirimu.




 (Dari Karen kelas 6 )



(Bersama kelas 6 seusai mereka ujian sekolah )
 (Bersama Karen :) )
Bagaimana mungkin saya atau anda bisa menjadi seorang yang jahat jika saat kau baru saja datang dan memakirkan motormu  tiba-tiba murid-muridmu  berlarian memberimu hadiah padahal itu bukan ulang tahunmu dan itu berlangsung setiap hari dari murid yang berbeda,mereka menghadiahimu berupa jepit pita,buku tulis,bros biru,bros ungu,bros bunga,jilbab bahkan sebuah puisi yang berjudul “Guru idolaku “ dan itu hasl karya murid sendiri yang masih duduk dikelas 2 SD.sayapun bertanya “ini untuk apa kan ibu nda ultah,kalian nda usah repot-repot”.  lalu mereka menajwab “ ini sebagai bentuk terimakasih kami ke ibu karena ibu sudah ngajar kita dan sudah buat kita jadi bisa,ibu kan kasihan sering cape kalau ngajar kita jadi ini buat ibu,nanti kalau ibu ulangtahun kita mau kasih kado lagi ke ibu “. Ya Allah,sungguh saat itu hati saya meleleh.mereka baru kelas 2SD tapi sudah berfikir sejauh itu.aiih,sungguh saya tertunduk dan malu.apa yang sudah saya perbuat untuk mereka?belum ada,saya belum memberikan yang terbaik tapi mereka memperlakukan saya seperti itu.
Bagaimana saya atau anda bisa menjadi seorang yang jahat jika ada seorang muridmu yang senang sekali membuat puisi dan puisi itu ditujukan padamu dengan kata-kata”bu guru engkau adalah pahlawan bagiku,aku sayang padamu pahlawanku yang cantik”. Apa pahlawan?Ahhh sangat tidak pantas disebut pahlawan.pahlwan adalah orang yang pantang menyerah,rela berkorban dan ikhlas berjuang. Saya???amat sangat tidak pantas.
Bagaiamana saya atau anda bisa menjadi seorang yang jahat jika saat anda sedang kelelahan tiba-tiba muridmu menghampirimu dan memberikan sebuah taro “ibu ini buat ibu,aku punya banyak,ibu ambil ya” atau “ibu ini apel buat ibu” atau “ibu ini roti buat ibu” sungguh rasa lelahmu langsung hilang seketika dan masih banyak lagi hal-hal yang tak bisa buat saya atau anda menjadi jahat.
Bagaimana saya ata anda bisa menjadi seorang jahat jika suatu siang ada dua muridmu datang mengunjungi rumahmu dengan ibunya dan memberimu “oleh-oleh” dari hasil kebun mereka.ibu dari muridmu rela tidak bekerja disawah hanya untuk menemani putrinya yang ingin sekali kerumahmu.








 ( Hadiah dari para My kiddos :) )


 ( With My Kiddos-kelas 2)

Dan bagaiman saya atau anda bisa menjadi seorang jahat jika "CINTA" masih bertebaran dimana-mana
Bersyukur--Tersenyum..
Segalanya akan menjadi mudah
Dengan segala aspek tingkah laku yang unik, semoga saya selalu bisa memberikan senyuman itu pada mereka karena mereka layak mendapat senyuman itu bukan kejahatan.

Saya bukanlah seorang pengajar muda ( Indonesia Mengajar ),bukan pula Guru SM3T ,bukan pula guru dari SGI (Red : program pendidikan yang menempatkan para sarjana-sarjana muda didaerah perbatasan atau terpencil selamat 1tahun). Saya disini hanyalah seorang yang masih berstatus sebagai mahasiswi universitas terbuka dan guru bakti yang masih minim pengalaman dan pengetahuan tapi saya bersyukur karena Sang kuasa memberi saya kesempatan bisa mengajar disekolah yang saat ini saya ajar dan bertemu dengan para My Kiddos adalah sebuah anugerah yang indah.
Andapun bisa menemukan senyuman-senyuman itu ditempat anda sekarang berada.kuncinya bersyukur dan lihatlah dengan mata hati anda : ) apapun pekerjaan atau profesi anda.

Akhir Mei
Beberapa minggu ini juga menjadi minggu-minggu yang penuh dengan keringat,melakukan aktifitas,menambah ekstra anak-anak les yang sebentar lagi akan UAS,mencari contoh soal-soal latihan untuk kelas 1,3,4 (untuk murid les ) , menyiapkan soal-soal untuk murid sendiri dikelas 2, memfotokopi soal-soal itu daan sayapun harus bisa membagi waktu dengan belajar karena saya sendiripun bulan juni akan UAS juga.asliii..saya sering pontang panting mencari celah waktu belajar untuk diri saya sendiri.terkadang raga ini sangat lelah,namun tak boleh putus asa.Hari senin sampai kamis pun semua guru kelas 2,4 dan 5 akan mengikuti sosialisasi kurikulum 2013 yang baru di SD kecamatan sebelah. belum lagi berbagai bentuk lebih tepatnya rasa kekesalan terhadap orang yang kurang menghargai dan menyepelekanku sering dan hampir tiap hari kujumpai.Tuhan juga sedang menguji  sejauh mana kesabaranku,sejauh mana imanku pada-Nya.it’s oke,saya tahu dan saya tak mau itu menjadi beban.saya harus cepat mengusap keringat dan ber-lalala yeyeye...setidaknya saya bahagia karena saya punya cerita dibulan mei yang bisa buat saya memetik pelajaran dari ini semua.Maturnuwun Allah :)
Jadi..diakhir bulan Mei ini saya mengucapkan Terimakasih padamu Mei telah memberikan semua rasa yang tak dapat kulukiskan : )

#Tulisan ini jauh dari kata "inspirasi,menginspirasi atau apapun itu namanya " karena yang saya tulis ini ya inilah potongan-potongan kejadian yang saya alami diBulan Mei.terlalu disayangkan jika saya menyimpannya dalam hati dan terhempas begitu saja.hidup ini sangat indah,jadikan setiap moment dalam hidupmu dan ukirlah didalam sebuah tulisan yang akan membuatmu tersenyum setelah membacanya karena itu dapat membuatmu berwarna :)

Terimakasih yang sudah mampir baca atau sekedar mengintipnya :D
So..mari menyambut Juniiiiii..yeaayyyy... :) :)


#Sudut Kamar , 31 Mei 2014




Selasa, 06 Mei 2014

Story About "Alfin"



Dear Readers...

Aku jatuh cinta..yeaah I’m Falling In LoVE
Hah jatuh cinta???untuk membuka hati saja susah move on :P
Eiitss..kali ini jatuh cinta saya “berbeda “
Yaps..different :D

Bagaimana saya tak jatuh cinta jika setiap pagi melihat “Senyuman manis”
Bagaimana saya tak jatuh cinta jika setiap hari melihat  “binar mata ceria”
Bagaimana saya tak jatuh cinta jika setiap hari melihat  “ Sebuah arti Semangat “
Bagaimana saya tak jatuh cinta jika setiap hari mendengar sebuah perhatian “Jangan sakit ya “
Bagaimana saya tak jatuh cinta jika setiap hari mendengar kata  “ Cantik “ 
Bagaimana saya tak jatuh cinta jika dikasih “Coklat “
Ini tentang 19 My kiddos :)
Ah..lagi..lagi Bagaimana saya tak jatuh cinta jika setiap hari Tuhan mengajari saya arti sebuah “CINTA”.

Saya bukanlah seorang Pengajar Muda dari Indonesia Mengajar atau SM3T atau SGI, atau apapun itu namanya.saya hanya seorang Guru bakti yang masih berstatus sebagai Mahasiswa yang selain kuliah juga mengajar dan les privat sembari nyari receh untuk hidup :D
Alhamdulillah..bersyukur untuk Nikmat ini semua,meski harus membagi ekstra, *tarik nafas

Dan inilah Ceritaku :)


#I’m Falling In Love with My Kiddos :)

Namanya Alfin, mengenal anak ini menguras air mata dan sebuah elusan dada, why???
Dia tinggal bersama neneknya yang sudah sepuh, konon katanya ibunya bekerja di Singapura tapi ada yang bilang sekarang kerja dijakarta.ayahnya konon katanya bekerja dijakarta.Alfin,belum bisa membaca dengan lancar dan tulisannya pun jangan ditanya.saya sering kesal dengan ank ini.dia sering berkata kasar, dan untuk mengerjakan PR saja teramat sering tidak mengerjakan dan ini sering membuat saya “jengkel”.anak ini punya sisi emosional yang mendalam,dia juga menjadi juru kunci dikelas alias mendapat nilai paling rendah disemester lalu.sekali saja dia merasa “Ada yang tidak enak dihatinya”langsung dia luapkan.berkelahi dengan teman,membuang pensil teman,menangis dll.namun kondisi ini berbeda jika “Hatinya” sedang stabil.dia menjadi anak yang penurut dan mau membaca serta menulis ( red :butuh kesabaran ekstra menyuruh dia membaca dan mau menulis ).namun alfin adalah sosok anak yang sering sekali menyapu kelas,membuang sampah dan membersihkan kelas.semua teman kelas pun membenarkannya.alfin sering cerita kalau tiap sore dia mengaji bahkan jika dia sholat esoknya langsung lapor ke saya.waktu itu saya mendapat kabar dari salah satu orangtua murid,ternyata setiap sore alfin ini mengambil air disumur untuk dibawa kerumahnya dengan jarak yang lumayan untuk ukuran kelas 2 SD.ah..alfin ternyata kau memang ulet nak.dibalik sikapnya yang emosional,alfin hanyalah sosok anak yang kurang mendapat kasih sayang.pernah dan sering saya lihat dia jarang sekali jajan,jarang sekali punya pensil baru,bahkan seragam putihnya pun masih dibarkan didalam tas.setiap kali mengingat anak ini rasanya ingin menangis..sungguh.setiap kali saya mengelus pipinya,mengelus rambutnya dan ber’’tos” dengannya,saya melihat binar matanya yang cerah,senyum manisnya yang mengembang (anak ini membutuhkan kasih sayang dari orangtuanya ) saya pun mulai menyusun ide “lebay” ini beberapa waktu saat awal saya mengajar dikelas 2.ide saya adalah saya ingin satu malam saja bisa menginap dirumah neneknya alfin.ingin sekali mendengar cerita alfin lebih dalam,ingin sekali tidur bersamanya dan memeluknya serta mengajari dia membaca dan menulis.Mungkinkah ide “lebay” saya ini terealisasikan?bahkan 4bulan saya mengenalnya ide saya belum terealisaikan.

Alfin... saya jatuh cinta dengan anak ini dengan kelebihan dan kekurangannya.
Alfin Setiawan..itulah nama lengkapnya, darinya saya belajar kesabaran.Yaa..saya hanya butuh sabar yang ekstra untuk menangani anak ini dan satu,disertai “CINTA” tulus untuknya,layaknya seorang Ibu pada anaknya.

Jadi Alfin..Bu puput jatuh cinta padamu Nak, Mari belajar :)

(Jadi Readers tak ada alasan untuk tak jatuh cinta pada muridmu bukan,dengan jatuh cinta akan menumbuhkan keinginan untuk “merubah” dengan segala pola dan keunikan murid kita dan akan membuat hati kita menjadi lebih tenang alias tak emosional karena semua ini sangat membutuhkan sabar yang ekstraaaa )

Selamat Jatuh Cinta :)


#Sudut kamar
06-05-2014