Rabu, 19 Desember 2012

"JILBAB CANTIK UNTUK UMI"




Pagi ini,setelah setengah jam berdesak-desakkan didalam bus akhirnya sampai juga digedung putih ini.terlihat lalu lalang orang berdatangan untuk mengantri.beberapa orang berseragam putih mulai terlihat sibuk.seragam putih itu mengingatkanku dengan cita-citaku dimasa kecil,saat Ayah masih ada.”
 ******
bu Khasanah,silahkan masuk,” Ucap seorang lelaki berseragam putih.
Umi dipanggil,umi masuk dulu ya nak,” Kata umi kepadaku.
Ya umi,Ninda tunggu disini ya,” .
Selesai diperiksa dokter,umi mengajakku membeli obat.
Umi tadi kata dokter,umi sakit apa?” tanyaku.
Umi nda apa-apa sayang kata dokter,umi Cuma kelelahan,” .
Entah kenapa aku merasa ada yang disembunyikan dari umi.entahlah..
******
Hari ini hari rabu,minggu depan hari milad umi,aku harus memberikan hadiah istimewa untuk umi.
Selamat siang mba,ada yang bisa saya bantu?” Sapa pramuniaga dengan ramah.
Mba,saya ingin beli sesuatu untuk umi saya,”.
Baiklah mari saya antar mba untuk melihat-lihat kedalam.” .
Akhirnya setelah hampir setengah jam aku menemukan hadiah yang pas untuk umi.
Ahaii..umi pasti senang,” Gumamku.
******
Malam ini umi terlihat pucat sekali,nafsu makan pun akhir-akhir ini berkurang.
Uhuk,uhuk,uhuk..,” Umi batuk sambil memegangi dadanya.
Astaghfirulloh,uni kenapa,umi sakit?” Aku cemas sekali.
Ninda tolong ambilkan obat dikamar umi,”.
Aku pun bergegas mengambil obat untuk umi,setelah umi minum obat,umi terasa lebih baik dari sebelumnya.
Umi,sebenarnya kenapa?umi sakit apa?” .
Umi nda apa-apa sayang,ninda bagaimana kuliahmu,umi ingin sekali melihatmu wisuda,”
Alhamdulilah ninda tinggal ngajuin skripsi,doakan ya umi terus umi harus jaga kesehatan biar bisa nemenin ninda wisuda,” ucapku.
Umi mengangguk dengan senyuman mata yang redup.
******
Wah,jangan-jangan umi kamu terkena penyakit jantung nin,” Ucap kak fera kakak kelasku dikampus saat aku bercerita tentang umi.
Apa kak, Jantung?” .
Ya ini sih menurut kakak,coba deh ninda cari tau dan harus cepat ditanganin sebelum terlambat,” .
Perkataan kak fera tadi siang membuatku tak bisa memejamkan mata ini
Ya Allah,aku mohon sembuhkanlah umiku dari sakitnya,berikanlah umi kesehatan dan berikanlah yang terbaik untuk umi.ampunilah dosa umi Ya Allah,hanya padaMu aku memohon kabulkanlah Ya Tuhanku,Amin “.
Kulantunkan doa permohonanku dalam tahajud dimalam ini.
*****
Hari ini adalah hari milad Umi yang ke 50 tahun,kupandangi sebuah bingkai foto yang manis yang terpajang didinding kamarku,ada Ayah dengan gagahnya saat ayah masih ada,ada aku ditengah-tengah mereka dan ada umi yang sangat cantik dengan jilbabnya.
Mba ninda..mba ninda,mba..,” terdengar suara bu zenab tetangga sebelah yang memanggilku.
Iya bu zenab ada apa ko bu zenab ngos-ngosan begitu,” .
Anu mba,anu umi..umi,” .
Umi?umi kenapa bu?” .
Umi masuk rumah sakit tadi umi pingsan dijalan saat akan kemasjid,” .
Umiiiiiii,” .
******
Umi,umi kenapa?” aku menangis dipelukan umi yang terbaring lemah.
Maafkan umi nak,maafkan umi,umi nda mau ninda sedih,” kata umi dengan suara terbata-bata.
Apa benar umi terkena penyakit jantung?”
Umi mengangguk dan menghapus air mataku.
Umi harus sabar ya,ninda yakin umi akan sembuh,Allah selalu bersama umi,”
Aku mengambil hadiah dari dalam tasku yang ku bingkis dengan rasa cinta untuk umi.
Umi,selamat milad ya,semoga Allah selalu memberikan yang terbaik untuk umi,ninda sayang umi,” kataku sambil mencium kening umi.
Alhamdulilah terimakasih sayang,umi akan bertahan untukmu anakku,” .
Umi pun membuka hadiah pemberianku
Wah subhanalloh jilbab biru,ini jilbab yang dari dulu umi inginkan,terimakasih ya nak,” .
Umi pasti terlihat cantik dengan jilbab biru itu,” .
Umi memelukku dengan erat..erat sekali.
Lekas sembuh umi,” Ucapku lirih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar